Dokumen produk
Kebijakan Privasi
Data yang diproses
Kami memproses data yang diperlukan untuk menyediakan layanan, antara lain nama, nomor WhatsApp, email opsional, data transaksi, status akses, produk dan perhitungan HPP, draft Toolkit, progres Rencana 14 Hari, serta data pesanan dan pelanggan yang dimasukkan sendiri oleh pengguna.
Keamanan dan tujuan penggunaan
Nomor WhatsApp dan email sensitif disimpan dalam bentuk terenkripsi. Hash dapat digunakan untuk pencarian, deduplikasi, autentikasi, dan pengukuran yang aman. Data digunakan untuk login, pembayaran, aktivasi akses, dukungan, keamanan, analitik produk, operasional pengguna, dan perbaikan layanan. Kami tidak menjual data pribadi kepada pihak lain.
Data pemasaran dan atribusi
Landing page dapat menyimpan visitor ID, session ID, UTM, campaign, ad set, ad, placement, angle landing page, variant, referrer, fbclid, fbp, dan fbc. First-touch dan latest-touch dipakai untuk memahami asal kunjungan dan pembelian. Meta Pixel serta Conversions API mengikuti mode consent yang dikonfigurasi pengelola. Cookie atau penyimpanan browser yang penting tetap dapat digunakan untuk keamanan, sesi, dan atribusi dasar.
Data pelanggan milik pengguna
Pengguna yang mencatat pesanan bertanggung jawab memperoleh nomor WhatsApp dan izin follow-up secara wajar. Fitur marketing consent disediakan agar follow-up dan repeat order tidak dilakukan tanpa dasar. Pengguna dilarang memakai aplikasi untuk spam, menjual data, atau menghubungi pelanggan yang telah menolak.
Penyedia layanan
Hosting, database, payment gateway, WhatsApp, email transaksi, dan platform pengukuran iklan dapat memproses data terbatas sesuai fungsinya. Hanya data yang diperlukan yang dikirim, dan secret layanan tidak ditampilkan kepada pembeli.
Ekspor, koreksi, dan penghapusan
Pengguna dapat mengekspor data operasionalnya melalui fitur yang tersedia. Permintaan akses, koreksi, atau penghapusan data dapat disampaikan melalui kanal bantuan yang tercantum pada landing page. Sebagian catatan transaksi, keamanan, dan audit mungkin perlu dipertahankan sesuai kewajiban operasional atau hukum yang berlaku.
Versi 2.3.0. Identitas badan usaha, alamat pengelola, masa retensi, dan daftar prosesor final wajib dilengkapi sebelum go-live.